LAGU ANGING MAMARI
Lagu Anging Mamiri berasal dari Sulawesi Selatan, khususnya dari kebudayaan Bugis-Makassar. "Mamiri" dalam bahasa Makassar berarti bertiup perlahan. Secara harfiah, lagu ini menggambarkan angin sepoi-sepoi yang bertiup lembut, namun di baliknya terkandung perasaan kerinduan yang mendalam.
Anging Mamiri bercerita tentang seseorang yang merindukan kekasih atau orang tercinta yang berada jauh. Penyanyi meminta anging yang berhembus lembut untuk membawa pesan cinta dan rindu kepada orang yang dirindukan. Lagu ini menggambarkan perasaan rindu yang tenang namun penuh emosi, mengekspresikan bagaimana seseorang mengandalkan angin untuk menyampaikan perasaannya.
Selain tema cinta, lagu ini juga menyoroti keterikatan manusia dengan alam, di mana angin menjadi media yang menyampaikan perasaan. Anging Mamiri dikenal karena liriknya yang puitis serta melodinya yang lembut dan menenangkan, membuat perasaan rindu tergambarkan dengan indah. Lagu ini sering dinyanyikan dalam berbagai acara adat di Sulawesi Selatan dan menjadi salah satu lagu tradisional yang populer di kalangan masyarakat Bugis-Makassar.
Anging Mamiri bercerita tentang seseorang yang merindukan kekasih atau orang tercinta yang berada jauh. Penyanyi meminta anging yang berhembus lembut untuk membawa pesan cinta dan rindu kepada orang yang dirindukan. Lagu ini menggambarkan perasaan rindu yang tenang namun penuh emosi, mengekspresikan bagaimana seseorang mengandalkan angin untuk menyampaikan perasaannya.
Selain tema cinta, lagu ini juga menyoroti keterikatan manusia dengan alam, di mana angin menjadi media yang menyampaikan perasaan. Anging Mamiri dikenal karena liriknya yang puitis serta melodinya yang lembut dan menenangkan, membuat perasaan rindu tergambarkan dengan indah. Lagu ini sering dinyanyikan dalam berbagai acara adat di Sulawesi Selatan dan menjadi salah satu lagu tradisional yang populer di kalangan masyarakat Bugis-Makassar.



Comments
Post a Comment