LAGU TENGGANG TENGGANG LOPI
Lirik
Tenggang-tenggang lopi
Lopinna ana’ koda
Ana’ koda ipan ja’ja
Ipan ja’ja uluanna
Uluanna lepa-lepa
Lepa-lepa lamballiwang
Lamballiwang di lallute
Mappadhottong tinja’na
Polea polealliwang
Natoanama’ tedong lotong
Tedong lotong takke tandu
Apa mokana ma’ande
Polea polealliwang
Natoanama’ tedong lotong
Tedong lotong takke tandu
Apa mokana ma’ande.
Lagu daerah "Tenggang-Tenggang Lopi" berasal dari Sulawesi Barat dan mengandung makna yang berhubungan dengan kehidupan para pelaut dan nelayan. Dalam bahasa Mandar, "Tenggang-Tenggang Lopi" berarti berlayar dengan perahu. Lopi merujuk pada perahu tradisional yang sering digunakan oleh masyarakat Mandar untuk melaut.
Lagu ini menggambarkan perjuangan dan semangat para nelayan yang berlayar di lautan luas, menghadapi berbagai tantangan alam, seperti ombak dan angin, demi mencari nafkah. Di balik itu, ada pesan tentang ketekunan, keberanian, dan harapan. Para nelayan yang digambarkan dalam lagu ini tetap teguh dalam menjalani profesinya, meskipun harus berhadapan dengan risiko yang besar di lautan.
Selain itu, lagu ini juga mengandung nilai-nilai kepercayaan diri dan optimisme, mengajak orang untuk tidak takut menghadapi rintangan dalam hidup, seperti para pelaut yang berani menghadapi ganasnya lautan. Lagu ini sering kali dinyanyikan dengan nada yang bersemangat, mencerminkan kebanggaan dan ketangguhan masyarakat Mandar dalam menghadapi kerasnya kehidupan sebagai nelayan.
Lagu ini menggambarkan perjuangan dan semangat para nelayan yang berlayar di lautan luas, menghadapi berbagai tantangan alam, seperti ombak dan angin, demi mencari nafkah. Di balik itu, ada pesan tentang ketekunan, keberanian, dan harapan. Para nelayan yang digambarkan dalam lagu ini tetap teguh dalam menjalani profesinya, meskipun harus berhadapan dengan risiko yang besar di lautan.
Selain itu, lagu ini juga mengandung nilai-nilai kepercayaan diri dan optimisme, mengajak orang untuk tidak takut menghadapi rintangan dalam hidup, seperti para pelaut yang berani menghadapi ganasnya lautan. Lagu ini sering kali dinyanyikan dengan nada yang bersemangat, mencerminkan kebanggaan dan ketangguhan masyarakat Mandar dalam menghadapi kerasnya kehidupan sebagai nelayan.



Comments
Post a Comment